Smanbara Siaga Bencana

Sekitar pukul 10.30 Wita saat pembelajaran di kelas sedang berlangsung, para siswa dikagetkan dengan adanya goncangan bumi yang cukup keras. Suara sirine peringatan bencana pun meraung-raung diikuti oleh suara kepanikan para siswa. Dengan spontan, mereka langsung melakukan penyelamatan diri. Ada yang berlindung di bawah kaki meja dan ada yang bersandar di tembok kelas. Setelah berlangsung selama 1,5 menit, gocangan mulai melemah. Semua siswa diarahkan menuju ke tempat aman sebagai titik kumpul di lapangan upacara bendera.

Demikian sebagian situasi yang terpantau pada latihan kesiapsiagaan bencana yang dilakukan oleh warga SMA Negeri Bali Mandara (Smanbara) di lingkungan sekolah. Kegiatan ini merupakan agenda nasional sebagai Hari Kesiapsiagaan Bencana yang diinisiasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan mengajak semua pihak meluangkan satu hari untuk melakukan latihan kesiapsiagaan bencana secara seretak pada hari ini, tanggal 26 April.

Siswa Smanbara Pertahankan Juara Umum Olimpiade Akuntansi Nasional

Siswa SMA Negeri Bali Mandara (Smanbara) kembali berhasil mempertahankan gelar juara umum pada Olimpiade Akuntansi XX tingkat SMA se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Bali, pada Kamis 25 April 2019. Bertempat di Kampus Politeknik Negeri Bali, Jimbaran, anak-anak binaan Nyoman Yuliana Citra ini berhasil meraih 3 gelar juara sehingga mengantarkan mereka menjadi juara umum pada lomba tersebut.

 

Raihan ini menambah catatan sukses anak-anak yang tergabung dalam KSPM Ekonomi yang tak henti-hentinya mendulang restasi dalam berbagai ajang lomba. Ketut Redita, siswa kelas XII IPS 1, menjadi peraih nilai terbaik dalam olimpiade ini dengan mengungguli rekan satu kelasnya, Luh Putri Tersiani yang berada di posisi dua. Sementara itu, Gusti Ayu Saras Pagar Dewi berada di posisi 4 atau Juara Harapan I yang masih kalah point dengan salah satu siswa dari sekolah di Jawa yang berada di posisi 3.

SMANBARA Borong 5 dari 6 Juara pada Olimpiade Akuntansi

Pencapian yang patut dibanggakan kembali diraih oleh anak-anak KSPM Ekonomi pada sebuah ajang lomba. Kali ini, mereka berhasil memborong 5 dari 6 Juara yang diperebutkan pada Olimpiade Akuntansi 2019 tingkat SMA se-Bali, Nusa Tenggara, dan Jawa Timur yang diselenggarakan oleh Universitas Dhyana Pura pada Jumat, 12 April 2019. Bahkan, kelima juara yang diraih tersebut merupakan posisi teratas yang berturut-turut dari juara 1, 2, 3, 4 (harapan I), dan 5 (harapan II) sehingga hanya tersisa satu posisi juara (harapan III) yang diperoleh oleh sekolah lain.

Lomba ini diawali dengan babak penyisihan yang meliputi tes objektif dan tes siklus Akuntansi. Kemuadian, lolos delapan peserta yang masuk ke babak final untuk memperebutkan 6 posisi juara. Dari hasil lomba tersebut, siswa SMAN Bali Mandara yang meraih juara yaitu, Gede Damar Kencana sebagai Juara 1, Ni Putu Nita Arianti sebagai Juara 2, Gusti Ayu Saras Pagar Dewi sebagai Juara 3, I Komang Ego sebagai Juara harapan I, dan Luh Sri Dianti sebagai Juara Harapan II.

Sehari Pramuka Berbakti

Sri Sultan Hamengkubuwono IX merupakan salah satu tokoh penting dalam Gerakan Pramuka. Beliau adalah sosok yang mendirikan dan mengembangkan Gerakan Pramuka di Indonesia yang saat itu masih dikenal dengan istilah Kepanduan. Atas jasa beliau, maka hari kelahirannya pada 12 April diperingati sebagai Hari Bapak Pramuka Indonesia.

Dalam rangka memperingati Hari Bapak Pramuka Indonesia Tahun 2019, SMA/SMK Negeri Bali Mandara yang melaksanakan Gerakan Aksi Peduli Lingkungan dan Peduli Sesama yang mengambil tema “Sehari Pramuka Berbakti.” Kegiatan ini diawali dengan Upacara Pembukaan yang diadakan di Lapangan Basket SMK Negeri Bali Mandara, yang dihadiri oleh Camat Kubutambahan, yaitu bapak Drs. Made Suyasa, M.Si sekaligus menjadi pembina dalam upacara tersebut. Walaupun sinar matahari pagi mulai terasa panas, tidak menurunkan semangat para pramuka untuk mengikuti kegiatan ini.

Kemah Budaya, Smanbara Juara Umum

Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Buleleng bersinergi dengan Kader Pelestari Budaya Provinsi Bali menggelar Kemah Budaya I Tingkat Kabupaten Buleleng di Wantilan Kantor Perbekel Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan yang dilaksanakan pada 2 – 4 April 2019. Dipilihnya Desa Tajun sebagai pelaksanaan kemah budaya untuk kali pertama ini karena melihat banyak memiliki potensi cagar budaya yang penting untuk dilestarikan. Desa Tajun adalah tempat strategis yang memiliki fasilitas lengkap guna menunjang aktivitas selama Kemah Budaya.

Dalam Kemah Budaya tersebut terdapat 6 SMA yang berpartisipasi mengikuti lomba dengan tujuan untuk menghadirkan relawan pelestari budaya yang nantinya dapat membantu masyarakat bersama dengan pemerintah dalam upaya pelestarian warisan budaya. Adapun rangkaian kegiatan yang diadakan pada kemah budaya ini yaitu Lomba Busana Adat, Lomba Karya Tulis Ilmiah, Outbond, dan studi lapangan dengan tempat yang akan dikunjungi adalah Pura Pucak Bukit Sinunggal yang merupakan salah satu Pura Dang Kahyangan yang terdapat di Bali Utara. Seluruh lomba yang dilakukan peserta akan dipantau dan dinilai oleh panitia bidang disiplin lapangan dan ke depannya dapat dipersiapkan sebagai Kader Pelestari Budaya Buleleng.