Kompak, Siswa dan Kepala Sekolah Raih Penghargaan Kemendikbud

SMA Negeri Bali Mandara tak henti mengukir prestasi di tingkat nasional. Tidak hanya peserta didiknya yang berprestasi, kepala sekolahnya pun tak mau kalah. Senin, 7 Mei 2018, Kepala SMAN Bali Mandara, Drs. I Nyoman Darta, M.Pd., dianugrahi penghargaan tingkat nasional oleh Kemendikbud, sebagai pemenang 3 pada ajang Apresiasi Best Pratice Nasional bagi Kepala Sekolah di Lombok City Center (LCC), Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Penganugrahan ini tak lepas berkat makalahnya terkait penerapan budaya penelitian bagi peserta didik di sekolah, menarik perhatian juri dari kalangan dosen perguruan tinggi. Menurut I Nyoaman Darta, bahwa makalah yang lolos dan meraih penghargaan ini hanya diselesaikan selama dua hari karena isinya memang real di lapangan. Ide ini muncul karena melihat permasalahan generasi sekarang yang cenderung menjadi generasi penikmat, bukan generasi pencipta. Untuk menaggulangi hal ini, perlu dikembangkan karakter siswa menuju budaya riset. Realisasinya di sekolah telah dibentuk Dewan Riset Sekolah (DRS), sebuah wadah dalam membantu pengembangan karakter riset dan pemikiran kritis siswa. Semua siswa wajib membuat sebuah penelitian dengan melihat permasalahan di sekitarnya. Terakhir mereka harus melakukan ujian penelitian yang sekaligus menjadi salah satu item penentu kelulusan di sekolah.

Makalah ini pun lolos ke tingkat nasional dari total peserta semua kategori ada 621 peserta. Selanjutnya, naskah yang memenuhi syarat dari panitia tersaring 24 naskah kategori kepala sekolah untuk presentasi di tingkat nasional.

Tak kalah dengan kepala sekolah, peserta didiknya pun dianugrahi penghargaan di acara yang sama yang diserahkan langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy. Wicaksana dan Yuan Dwi Kurniawan, dua siswa SMAN Bali Mandara ini dianugrahi penghargaan karena memiliki prestasi tingkat nasional. Tahun lalu, mereka meraih mendali emas pada Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) dan kini mewakili Indonesia pada ajang Intel-ISEF di Pitsburg, Amerika Serikat, berkat suksesnya menamukan alat pendeteksi sapi birahi.

1
1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>