Monthly Archives: September 2018

Cak SMAN Bali Mandara Tampil Atraktif

Cak SMA Negeri Bali Mandara kembali ikut serta dalam pentas parade cak serangkaian Gelar Seni Akhir Pekan (GSAP) Bali Mandara Nawanatya, di Taman Budaya Denpasar. Mengangkat cerita “Kalarau Kapunggel,” tampilan cak ini memberikan suguhan seni yang menarik dan atraktif di hadapan penonton yang memadati panggung terbuka Ardha Candra, Sabtu (15/9) malam.

Untuk mendukung penyampaian cerita, Kadek Sefyan Artawan S.Pd., M.Si. selaku pembina tari memanfaatkan 248 siswa dalam membuat sebuah cak kolosal. Cerita diawali dari pemutaran Gunung Mandara Giri oleh para Dewa, Detya, dan Raksasa di lautan Ksirarnawa untuk mendapatkan Tirta Amerta, air suci yang dapat membuat seseorang hidup abadi. Detya dan raksasa pun berhasil mendapatkan Tirta Amerta, hasil memutar gunung dengan para dewa. Melihat Tirta Amerta berada di tangan Detya, Dewa wisnu menjadi khawatir sehingga menyusun siasat untuk merebutnya. Dewa Wisnu mengubah wujudnya menjadi seorang dewi cantik bernama Mohini. Berbagai pergolakan untuk saling rebut tirta ini pun ditampilkan pada adegan-adegan selanjutnya. Sampai akhirnya, Kalarau sebagai penguasa raksasa dipenggal dengan cakra oleh Dewa Wisnu.

15th YES Program, Alumni Bina Antar Budaya (YES Program) Tahun 2018 Mengadakan Kunjungan ke SMA Negeri Bali Mandara

Setiap tahun SMA Negeri Bali Mandara berhasil lolos mengikuti Bina Antar Budaya (YES Program) ke Amerika. Untuk tahun ini ada 4 orang siswa SMA Negeri Bali Mandara yang telah lulus mengikuti YES Program tersebut, dan saat ini masih melanjutkan pendidikan di kelas XII SMA Negeri Bali Mandara. Siswa tersebut adalah I Made Yogi Windu Saputra, Putu Wulandari Dyana Putri, Ni Luh Putu Dian Eka Astari dan Made Kashin Bebyarista.

Pada hari Jumat tanggal 21 September 2018, Pihak dari alumni Bina Antar Budaya ( YES Program) dari seluruh Indonesia yang baru menyelesaikan YES Program di tahun 2018 ini mengadakan kunjungan ke SMA Negeri Bali Mandara dalam rangka memperingati 15th YES Program.

SMAN Bali Mandara Loloskan Finalis Terbanyak pada OPSI 2018

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menetapkan 105 naskah penelitian terbaik se-Indonesia yang berhasil lolos menjadi Finalis Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) tahun 2018. Judul penelitian yang lolos tersebut dibagi menjadi 3 (tiga) kategori bidang dengan rincian, yaitu 46 project bidang Matematika, Sains, dan Teknologi (MST), 20 project bidang Fisika, Terapan dan Rekayasa (FTR), serta 39 project bidang Ilmu Sosial dan Humaniora (ISH).

Dari jumlah tersebut, 12 judul penelitian berasal dari sekolah-sekolah di Bali. Serta yang membuat bangga dan juga penuh syukur adalah 10 judul Penelitian berasal dari SMA Negeri Bali Mandara. Hal ini juga sekaligus menjadikan SMAN Bali Mandara sebagai sekolah di Indonesia yang meloloskan naskah penelitian terbanyak pada OPSI tahun 2018.