SMA Negeri Bali Mandara mulai kedatangan siswa untuk mengikuti Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) pada Senin, 4 Oktober 2021. Sebanyak 50% atau sekitar 200 siswa yang diundang pada tahap  pertama ini datang sesuai dengan pembagian tiga gelombang kedatangan yang ditetapkan sekolah.

Siswa yang umumnya datang bersama orang tua atau wali ini melakukan check in pada aplikasi peduli lindungi. Selanjutnya, mereka harus melewati pemeriksaan suhu tubuh, penyemprotan disinfektan pada  barang bawaan, dan mencuci tangan.  Registrasi dilakukan di depan hall dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan menjaga jarak antrean. Pada registrasi ini, siswa mengumpulkan berkas  keperluan administrasi kesiswaaan termasuk mengumpulkan surat izin orang tua/wali untuk mengikuti PTMT, surat pernyataan telah melaksanakan karantina, dan sertifikat vaksin.

Kemudian, seluruh siswa mengikuti rapid tes antigen di dalam hall. Penyediaan tenaga kesehatan dan alat rapid tes ini disuport oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan Kabupaten Buleleng. Setelah hasil rapid dinyatakan negatif, barang bawaan siswa dilakukan pengecekan. Barang yang tidak diperbolehkan dibawa akan dikumpulkan dan dikembalikan ke orang tua untuk dibawa pulang. Setelah semua itu dilewati barulah siswa diperbolehkan menuju asrama untuk melakukan pembersihan (mandi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *