Dua siswa SMA Negeri Bali Mandara sukses mengukir prestasi pada ajang bergengsi Regeneron International Science and Enginering Fair (ISEF) 2021, kompeteisi penelitian sains dan teknik terbesar tingkat dunia program dari Society of Science yang bermarkas di Amerika Serikat. Menjadi delegasi Indonesia, siswa atas nama I Gusti Ngurah Sucahya Satria Adi Pratama dan Ni Putu Ari Budiani yang menjadi satu tim ini meraih penghargaan pada bidang “Embedded System Category” atas inovasi alat penentu waktu penyerbukan vanili.

Mereka mengangkat penelitian yang berjudul “Vanilla Breeding Smart Detector Gun.” “Kami membuat inovasi alat yang dapat membantu petani vanili dalam menentukan kapan waktu yang tepat untuk penyerbukan vanili secara lebih akurat sehingga hasil yang didapatkan lebih maksimal,” jelas Sucahya. Diungkapkannya, ide penelitian ini muncul dari rekan satu timnya, Ari Budiani yang pamannya adalah seorang petani vanili yang sudah berumur sehingga kesulitan dalam mengamati vanili yang siap diserbukkan.

Sebelumnya, penelitian ini juga berhasil meraih Emas pada Kompetisi Penelitian Siswa Indonesia (KoPSI) tahun 2020.  Delegasi Indonesia ke ISEF 2021 dipilih dari peraih medali emas KoPSI 2020 untuk selanjutnya memperoleh pembinaan nasional oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) di Bogor dan Bandung.

“Saya merasa sangat bersyukur dan bahagia bisa menjadi tim Indonesia dan mendapat penghargaan di dalam ajang Regeneron ISEF 2021. Ini semua adalah pencapaian besar berkat adanya doa dan dukungan dari Puspresnas, Dinas Pertanian Kab. Buleleng, SMA Negeri Bali Mandara, pembina di sekolah Mr. Yuli Artama, orang tua, keluarga, dan teman-teman saya. Terima kasih banyak semua pihak yang sudah membimbing dan mendukung saya dalam melakukan penelitian ini,” tutupnya.

Sementara itu, pembina mereka di sekolah, I Kadek Yuli Artama, memberikan ucapan selamat khusus kepada siswa binaannya yang telah memperoleh prestasi yang sangat membanggakan di tingkat internasional. Ia mengungkapkan bahwa memang sudah menjadi tugas dan tanggung jawab pendidik dan tenaga kependidikan dalam memberikan pelayanan dan bimbingan terbaik kepada siswa. “Guru yang sejati adalah guru yang mampu mendukung mencerdaskan keidupan bangsa. Guru yang sejati adalah guru yang mampu menghamba kepada siswa untuk memberikan pelayanan maksimal kepada siswa,” ungkapnya.