_MG_9938Aula SMA Negeri Bali Mandara kini terlihat ramai kembali. Siswa-siswi berpakaian adat Bali tampak duduk rapi memenuhi aula tersebut. Ini menandakan bahwa akan diadakannya suatu acara. Namun, ini bukanlah suatu acara penyambutan yang biasa dilakukan oleh warga Bali Akademi jika kedatangan tamu, melainkan ini adalah acara perpisahan dengan guru Transendental Meditation (TM) yang telah mengajar di SMA/SMK Negeri Bali Mandara selama 2 minggu.

Dibuka oleh grup choir SMA Negeri Bali Mandara, acara perpisahan ini dilaksanakan di aula SMA Negeri Bali Mandara pada Senin (11/7) pagi. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala SMA Negeri Bali Mandara. Dalam sambutannya, ia sangat berterima kasih kepada seluruh guru TM yakni Guru Ji, Mata Ji, Guru Hengky, Guru Ayu, dan Guru Anita yang telah bersedia memberikan pelatihan TM di SMA/SMK Negeri Bali Mandara ini. Ia juga tak lupa berterima kasih kepada Wayan Sutrisna yang telah memberikan akses pada program ini.

Tidak hanya oleh I Nyoman Darta, sambutan juga diberikan oleh Guru Ji. Dalam sambutannya Ia mengatakan bahwa program ini akan sangat membantu, terutama untuk masa depan warga SMA/SMK Negeri Bali Mandara. Selain itu, ia juga berharap program ini dapat dijalankan secara rutin dan dapat diterapkan tak hanya di SMA/SMK Negeri Bali Mandara, tapi di seluruh Bali bahkan Indonesia. “I hope you can do this programme regularly, and we can do this programme not only here, but in Bali and also in Indonesia”, ungkap Guru Ji dalam sambutannya yang diikuti tepuk tangan seluruh warga Bali Akademi.

Sebelum menginjak puncak acara, perwakilan siswa dari SMA dan SMK Negeri Bali Mandara diberikan kesempatan untuk menyampaikan pengalamannya dalam sebuah testimoni. Siswa SMA diwakili oleh Ayu Niya Loviyani dan Restu Krisnawan. Putu Suastini dan Vestian mendapatkan kesempatan menjadi perwakilan dari SMK. Dalam testimoninya, mereka menceritakan pengalamannya dan manfaat yang telah mereka dapatkan. ”Saya sangat senang bisa melaksanakan program ini, banyak manfaat yang saya dapat, mulai dari kesehatan tubuh saya, hingga kelancaran saya beraktivitas di sekolah yang super sibuk ini”, ujar Niya Loviyani dalam testimoninya.

Di penghujung acara, yang sekaligus menjadi puncak acara, Guru Ji dan guru TM lainnya merayakannya dengan melaksanakan pemotongan tumpeng, dan dilanjutkan dengan acara khusus, yang ada di setiap perpisahan dengan Guru Ji, yakni penyalaan lilin, pembagian kue dan bunga mawar.(dia/pay)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *