Masa Pengenalan Lingkungan Asrama dan Sekolah (MPLAS) SMA Negeri Bali Mandara resmi ditutup pada Jumat (17/7/2026). Rangkaian hari kesepuluh sekaligus puncak kegiatan ini menjadi momentum spiritual dan emosional bagi murid baru kelas X, yang diakhiri dengan prosesi The Calling, penanaman Time Capsule, serta malam keakraban di sekeliling api unggun (bonfire).

Kegiatan hari terakhir dimulai dengan “Jumat Sehat” di lapangan upacara untuk membangun kebugaran fisik. Agenda dilanjutkan dengan layanan cek kesehatan gratis hasil kolaborasi tim klinik sekolah dan Puskesmas setempat. Di saat yang sama, murid memamerkan kreativitas mereka melalui pameran karya pengolahan barang bekas. Inovasi ini merupakan implementasi dari pendidikan lingkungan yang ditekankan sejak dini.

Puncak emosional terjadi saat prosesi bonfire. Dalam filosofi SMAN Bali Mandara, api unggun bukan sekadar simbol penerangan, melainkan manifestasi dari semangat yang membakar di dalam jiwa seorang pemimpin. Panasnya api disimbolkan membakar ketakutan yang ada dalam hidup, sementara cahayanya mewakili visi masa depan yang jernih.

Pada momen tersebut, para murid menanamkan Time Capsule—sebuah wadah berisi harapan, impian, dan target yang ingin mereka capai selama menempuh pendidikan. Ritual ini merupakan simbol komitmen murid terhadap diri sendiri. Filosofinya sederhana: apa yang ditanam hari ini dengan doa dan kesungguhan, akan dituai menjadi realitas di masa depan. Prosesi The Calling pun menjadi ritual kontemplasi di mana murid diajak “memanggil” potensi terbaik dalam diri mereka untuk menghadapi tantangan selama tinggal di asrama.

Penutupan MPLAS ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan titik balik bagi murid untuk memulai fase kemandirian. “Api unggun ini menyatukan kita dalam kehangatan keluarga besar SMANBARA. Harapan yang kita tanam dalam Time Capsule adalah janji untuk menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas,” ungkap perwakilan sekolah. Dengan berakhirnya MPLAS, seluruh murid kelas X resmi menjadi bagian dari ekosistem pendidikan berasrama yang akan menempa mereka menjadi insan cendekia yang berkarakter, peduli lingkungan, dan siap mengabdi bagi masyarakat.