KEMAH TERPADU SMAN BALI MANDARA TAHUN 2019

Dalam rangka melatih kemandirian dan kepedulian sebagai bagian pembentukan karakter peserta didik, SMA Negeri Bali Mandara melaksanakan program tahunan Kemah Terpadu. Kegiatan ini merupakan gabungan kegiatan yang terdiri atas pelantikan ekstrakurikuler Pramuka, Sispala, PMR, dan KSPAN bagi kelas XI serta Kemah Ilmiah untuk kelas X. Bertempat di Visadha Ashram, Candi Kuning, kegiatan dilaksanakan selama tiga hari dari 9 s.d. 11 September 2019.

Tema yang diambil adalah, “Memadukan Kemandirian dan Kepedulian dalam Balutan Cinta Kasih.” Kegiatan ini dijadikan wadah bagi peserta didik SMAN Bali Mandara untuk dapat membentuk kemandirian siswa, kepedulian terhadap sesama dan lingkungan, serta membantuk karakter siswa yang penuh perhatian dan cinta kasih.Hampir seluruh warga sekolah ikut terjun dalam kegiatan, baik sebagai panitia maupun peserta. Sebanyak 279 peserta didik yang menjadi peserta terbagi dalam beberapa bidang, yaitu Pramuka 50 orang, Sispala 28 orang, PMR 25 orang, KSPAN 26 orang, dan Kemah Ilmiah 150 orang.

Pada ekstrakurikuler Pramuka Ambalan Raden Wijaya Parameswari, dilaksanakan pelantikan penegak bantara bagi anggota Pramuka SMAN Bali Mandara yang memenuhi syarat kecakapan umum tingkat bantara. Pesrta dihadapkan pada berbagai kegiatan, seperti Pengujian SKU, Community Service, The Real of Survival, Renungan, Jurit Malam, Outbound, Adat Ambalan, dan Pencarian Pustaka Suci dan Pelantikan Bantara. Dari hasil pelantikan, nantinya mereka dituntut menjadi tunas praja yang giat berkarya dan mengembangkan nilai-nilai kepramukaan dan setia menjaga kode etik pramuka.

Pada ekstrakurikuler Siswa Pencinta Alam (Sispala) SMAN Bali Mandara atau disebut Sispala Intaran dilaksanakan pelantikan anggota kelas XI. Sebelum dilantik, peserta harus melewati berbagai kegiatan khas Sispala seperti, kegiatan urban survival (Community Service), Tes pengetahuan, Tes packing dan tes simpul, Tes membuat bivak, Mendaki bukit Tapak Bedugul, dan Kegiatan ESAR (Emergency Search and Rescue).

Selanjutnya, ekstrakurikuler PMR Wira Bhakti Mandara dan Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN) atau disebut Repanra melaksanakan kegiatan bersama. Beberapa kegiatan yang ditempuh peserta sebelum pelantikan adalah Renungan suci, urban survival, Scavengerhunt, TH (Treaser Hunt), Pengujian tutor dan PP, Outbound dan pencarian tiket, dan penyerahan slayer.

Sementara itu, Kemah Ilmiah yang dilaksanakan khusus bagi siswa kelas X dipanitiai oleh wadah penelitian Dewan Riset Sekolah (DRS). Beberapa kegiatan terkait riset diikuti oleh para peserta seperti mengikuti Sosisalisasi dari LIPI, jelajah alam untuk observasi dan ekplorasi di Kebun Raya “Eka Karya” Bali di Bedugul, Penugasan dan sharing sesion penyusunan draft riset, Coaching Clinic of Lesson Study masing-masing bidang riset, dan Presentasi rancangan riset. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wadah untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi siswa yang akan dipersiapkan dalam kegiatan lomba-lomba dan peningkatan sumber daya manusia yang berkelanjutan serta memanfaatkan teknologi tepat guna sebagai solusi praktis atas permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat sekitar sebagai wujud membentuk generasi pencipta.

Selain kegiatan pada masing-masing bagian, seluruh peserta juga diberikan kegiatan bersama yang sebagian besar berlangsung pada hari pertama dan terakhir saat penutupan. Kegiatan tersebut berupa kegiatan upacara pembukaan dan penutupan serta materi leadership course yang diberikan oleh salah satu Dosen Undiksha, I Wayan Muderawan.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>